Saturday, September 26, 2009

CityFan - Miri

Miri City Fan was built as part of the master plan for Miri to become a Resort City. This unique fan-shaped park became a world-class urban civic park with the setting for sport, educational and cultural activities. It includes a promenade, an amphitheatre, a musical fountain, a library and cultural centre, and various of ethnic gardens. It provides superb social and recreational facilities for the public. This garden is very popular among the locals for evening strolls, jogging and relaxing.



Follow the sign board




Pustaka Miri

The digital library of Pustaka Negeri Sarawak, located next to Miri City Fan. This library is being set-up in line with Pustaka Negeri Sarawak's target of ensuring all individuals within the state be given equal opportunity to access information and acquire knowledge.






Botanical Ethnic Garden & Islamic Garden

The Islamic Garden - a well built using mosaic tiles with Islamic designs. The main feature of this garden is the mosque dome structure, with the stained glass panel.

The Botanical Ethnic Garden - is a structure built using designs found among the native communities in Sarawak. It also features a giant vase carrying Iban motifs. It also performs
the rich cultural elements of Sarawak's diverse communities.


The Bodyguard and The German Sheperd


Garden of Vision - symbolizes social harmony and progress



Chinese Garden

You can see the bridge built according to ancient Chinese architecture. It has been constructed across the pond with fishes and turtles, this feature is popular in Chinese courtyards from olden times. Here, you can find a weeping willows tree too.


Health Garden



Civic Centre & The Civic Promenade


Emergency?? Do not worry coz u can find the 'Washroom'

Thursday, September 24, 2009

1Malaysia or One Malaysia

"People First, Performance Now"


Emphasises national unity

1Malaysia concept - mutual respect and trust among the different races in Malaysia.
Mutual respect is not just tolerance - Mutual respect means we have embraced unity in diversity. And secondly, we must trust one another. But trust is not something gained overnight. But if done conciously over time, it will eventually happen. Once trust is developed, Malaysia will be the sum total of all races. We will not be moving as separate communities but as one Malaysia and we will be stronger. It will be a new Malaysia because we'll change our mindset because we trust and respect each other.

Wednesday, September 23, 2009

Kehidupan Untuk Seseorang




Kehidupan yang pelik...

Kita dianugerahkan satu kehidupan yang tersendiri, adakalanya sungguh pelik untuk difahami. Ia seperti roda, berpusing atas bawah. Ia juga jika tidak dapat dikawal seolah-olah seperti mangkuk yang jatuh dan pecah bederai, dan jika ia dicantum sememangnya bukan seperti asalnya….kelihatannya sungguh pelik!!


Kehidupan yang susah...

Ada seketika kita mengeluh, mengeluh dengan satu masalah yang kita jangkakan tidak ada jalan penyelesaian, walaupun di satu sudut, ia tetap ada. Mengeluh dengan mengatakan ‘mengapa aku?’, aku pernah melaluinya, malah bukan 2-3, mungkin lebih dari itu, berkali-kali dalam hidup tetapi masalahnya tetap seakan-akan sama. Berusaha untuk mencari ruang bernafas, walaupun untuk beberapa minit, selepas itu mencari jalan keluar dengan mata yang sentiasa terbuka di ruangan yang sungguh sempit. Terlalu susah untuk dihadapi jika bersendirian, seakan kita merasakan dunia ini sungguh tidak adil…’kenapa aku yang harus melaluinya, tapi bukan dia?’… susah bukan, sepertinya jika kita susah tiada siapa yang peduli, jika ingin menagih simpati, itu namanya meminta kasihan, dan orang akan menganggap kita mengada-gada, dan sudah tentu kita tidak menginginkan nya…sungguh ia membuatkan kita lebih selesa melalui kesusahan dan menanganinya dengan cara tersendiri tanpa membebankan orang lain!!


Kehidupan yang mengerikan...

Jika satu saat kita tidak dapat mengawal kehidupan kita, terjatuh dan tidak pernah terdaya untuk berdiri, kita mengambil keputusan untuk terus terjatuh dan paling tidak dapat diterima oleh orang yang berfikiran waras; bunuh diri, ia sungguh mengerikan. Bunuh diri? Adakah ia akan menyelamatkan keadaan? Adakah ia akan menyelesaikan masalah? Semuanya Tidak, malah ia cuma membebankan orang yang ditinggalkan, seperti satu bebanan perasaan yang tidak akan pernah hilang. Dan kamu? Yang telah pergi tanpa diundang…adakah kamu pasti kamu akan bahagia? Setiap agama mengatakan, ‘Bunuh diri adalah dosa yang paling besar’, mencabut nyawa sendiri tanpa memikirkan siapa yang telah mencipta sebuah kehidupan untuk kamu…itu adalah sesuatu yang sia-sia dan akhirnya kematian kamu tidak akan pernah membahagiakan diri kamu…sungguh mengerikan!!


Kehidupan yang jelik...

Sungguh memalukan jika kamu mempunyai kudrat untuk mencari rezeki, tetapi kamu mencari jalan mudah dengan meminta, ia terlalu memalukan. Adakah kamu tidak terfikir orang lain juga bekerja, tidak kira siang malam, bertungkus lumus, dan kamu pula dengan senang meminta. Rezeki ada dimana-mana tapi kamu cuma diam dan melihat tanpa melakukan satu pekerjaan pun dengan keadaan diri yang sihat, sempurna dan sesungguhnya mata yang masih dapat melihat dengan jelas, …kamu mengharapkan sesuatu yang sudah pastinya kamu sendiri mampu mendapatkannya, apakah kamu tidak pernah terfikir bahawa kamu terlalu jelik untuk dipandang!!


Kehidupan yang memalukan...

Memalukan jika kamu menghina kehidupan kamu sendiri di depan orang yang begitu mengagumi kamu. Kamu mengatakan diri kamu itu dan kamu sanggup melakukan apa saja tanpa mengira kesakitan dan penderitaan orang lain...sudah pasti jika ia disedari, sekelip mata perasan teruja itu pasti hilang. Kamu memalukan diri kamu dan aku juga malu terhadap diriku!!

Sunday, September 20, 2009

Selamat Hari Raya



On the 3rd day of Hari Raya, I visiting my cuzz open house. I managed to take some few pics of Kek Lapis Sarawak (Sarawak Layer Cake), it's colourful and taste yummy...Hari Raya without kek lapis is 'empty' =)


To all my muslim frens and bloggers, my cuzz...have a joyous and blessed Aidilfitri.

Friday, September 11, 2009

One Moment of Emptiness


The time went by, my mind still danced on, dodging and doubling. As my eyes conveyed to my mind, without conscious effort, I knew the space that limited my action and the time required for its completion. My heart leaping in and out, and ever inflicting damage. And still my feeling, with grim confusing, toiled after me. And sooner or later, I would accomplised my purpose, get the grip that would win this 'battle'. But in the meantime, I accepted all the 'punishment' the other could deal me. My tufts of ears had become tessels, my neck and shoulders were slashed and my lips were cut and bleeding. This all from those lightning snaps that were beyond my foreseeing and guarding.

Monday, September 07, 2009

Petronas Twin Towers - KLCC

Suria KLCC one of the largest shopping mall in Malaysia

Skybridge connects the 2 towers on 41st and 42nd floors



The 88 floors twin building, in Malay they will call it "Menara Berkembar Petronas", located in Kuala Lumpur, completed in 1998 after a 7 year build and become the tallest building in the world before surpassed by Taipei 101 in 2004, however the towers are still the tallest twin building in the world.

I love, I live, I laugh, I cry. I've wished sometimes that I could die

This is my wish for you:

Comfort on difficult days. Smile when sadness intrudes. Rainbows to follow the clouds. Laughter to kiss your lips. Sunsets to warm your heart. Hugs when spirits sag. Beauty for your eyes to see. Friendship to brighten your being. Faith so that you can believe. Confidence for when you doubt. Courage to know yourself. Patience to accept the truth. Love to complete your life.