Sunday, June 26, 2011

Hidup Dengan Semangat Yang Tinggi


Walau apapun keadaan yang melanda, hidup mesti diteruskan.  Selagi aku hidup, selama itulah aku harus berdiri.  Sebab hidup adalah satu anugerah dan hidup adalah satu ciptaan Tuhan yang harus dijalani dengan bijaksana.  Masalah, dugaan dan kesedihan itu adalah satu kebiasaan dan lumrah kehidupan, setiap kita harus merasai dan mengalaminya,  walaupun sedikit tapi ia tetap akan ada dan tiada seorang pun antara kita yang hidupnya sungguh sempurna.  Sebab kita bukan malaikat atau
pari-pari...


Bercerita tentang masalah yang senantiasa ada, dan masalah juga mengambil masa untuk diselesaikan.  Hari ini masalahnya lain, esok lain dan hari-hari yang akan datang pastinya ia tetap berbeza, tetapi kadang kala ia tetap sama.  Kecil atau besar jika ia memeningkan kepala, ia tetap akan dipanggil masalah.  Tetapi bagi aku, walaupun sebesar mana atau sekecil mana sekalipun, ia akan tetap membuatkan hidup kita tergoyang, kepala pusing dan hati resah.  Tetapi, apa yang penting jangan terbawa-bawa dengan masalah, sebab tiada masalah yang tidak dapat diselesaikan.  Salah satu caranya; jangan terlalu memikirkannya dan anggaplah apa yang terjadi adalah takdir, fikirlah lebih kepada kebaikan daripada keburukan, belajar dari apa yang terjadi sebab tiada manusia tidak pernah berbuat silap, dan mempunyai rasa sabar yang tinggi adalah penting dalam hidup ini...


Kisah dugaan yang datang silih berganti dan memang tidak pernah berkesudahan.  Seperti tingginya gunung dan rendahnya lautan.  Dugaan tetap akan datang dan tetap akan datang tanpa mengira masa, waktu dan ketika.  Jangan ratapi dengan tangisan tetapi indahkannya dengan doa, doa pasti akan membuatkan kita tabah.  Bila kita tabah, kita juga akan kuat.  Bila kita kuat, kita akan dapat mengatasinya, bila kita dapat mengatasinya kita akan menjadi seorang yang bersemangat tinggi.  Ketabahan adalah paling penting bila dugaan datang melanda.  Tiada siapa yang dapat memberi ketabahan untuk kita selain dari diri kita sendiri...


Kesedihan itu seperti lagu yang penuh dengan nada yang syahdu.  Seperti ketika kita bercinta, kita pasti akan berharap dengan pasangan kita tapi bila harapan itu tinggal harapan lalu hubungan pun terputus, dan terakhirnya kita akan bersedih memikirkannya.  Siapa yang tidak sedih jika apa yang diharapkan tidak menjadi kenyataan.  Hancur dan luluhnya perasaan hanya Tuhan yang tahu.  Jika boleh kita inigin meraung sekuat hati, biar satu dunia tahu betapa hancurnya perasaan kita.  Tapi akhirnya, kita pendam untuk diri kita sendiri.  Sedih bukan??  Tetapi tidak semua orang dapat menyembunyikan kesedihan.  Memang sukar untuk meluahkan kesedihan, jarang menunjukkan betapa sedihnya hati, betapa luluh dan tergurisnya perasaan ini.  Semuanya tersimpan hanya untuk tatapan sendiri, bukan tidak percaya tapi itu terjadi sebab kita sudah biasa menempuhinya seorang diri.  Jika terluah pun, mungkin sedikit, mencari sahabat untuk meluahkannya, itu sudah memadai, bila ia sudah terluah maka hilanglah rasa sedih, walaupun sebahagian tapi kelegaan tetap akan dirasai...

Masalah - dugaan - kesedihan sudah tidak ada bezanya, cuma yang penting kita mesti kuatkan semangat, tabahkan hati dan sentiasa mengingatkan diri kita, hidup sememangnya begitu dan apa yang terjadi adalah kehendak Tuhan.  Jika kita buat silap sekalipun, kita harus sedar dan bangkit kembali menjadi diri sendiri, bukan hidup untuk menjadi orang lain.  Dan selepas itu atau sebaik-baiknya jangan ulangi dan belajar dari apa yang telah kita lalui...





No comments:

Post a Comment

I love, I live, I laugh, I cry. I've wished sometimes that I could die

This is my wish for you:

Comfort on difficult days. Smile when sadness intrudes. Rainbows to follow the clouds. Laughter to kiss your lips. Sunsets to warm your heart. Hugs when spirits sag. Beauty for your eyes to see. Friendship to brighten your being. Faith so that you can believe. Confidence for when you doubt. Courage to know yourself. Patience to accept the truth. Love to complete your life.