Thursday, July 09, 2009

Inilah Yang Terbaik



Satu saat dalam hidup kita, kita akan mengalami satu rasa yang sungguh rumit untuk kita ungkapkan. Jika aku pernah jatuh cinta, semestinya juga aku pernah gagal dalam cinta. Cinta pertama yang aku lalui, terlalu payah, ia cinta yg terlalu rumit untuk diterima. Biarlah cinta itu, aku simpan jauh2 dalam sudut hatiku. Pertama ia terlalu membahagiakan sehinggakan aku sanggup tolak cinta yg lain tapi akhirnya dan ternyata ia terlalu menyakitkan untuk diterima.

Biarlah, itu juga satu pengalaman...

Seterusnya, cinta datang dan datang dan datang, tanpa mampu sedikit pun untuk aku mengelak atau menolak. Ya, setiap yang bermula akan ada akhirnya, setiap kebahagiaan memang ada dukanya. Aku terlalu kecewa dengan kata2nya yg terlalu menyakitkan, yang aku kira tidak mungkin aku lupakan sampai bila2 pun, kata2 itu bagiku satu penghinaan yang menghilangkan rasa hormat dan memudarkan cinta yg telah aku berikan. Apakah aku patut diperlakukan seperti itu? Dan apakah salah aku? Sejak saat itu, aku terlalu kecewa sehinggakan aku berusaha untuk menutup setiap ruang yang ada. Sebelum itu, aku fikir mungkin aku dpt menerimanya kembali dan membina semula cinta yg telah hilang. Tapi akhirnya, segalanya berakhir dengan perasaan yg tidak pernah aku jangkakan, perasaan itu terhenti untuk terus menyanyangi, mempercayai dan mencintai. Tapi sehingga kini, aku tetap mengatakan, cinta itu tidak seharusnya memiliki dan ia juga bukan harus untuk menyakiti, cinta adalah kebahagian di dalam hati, bagi aku seseorg yg memiliki cinta adalah seorg yg penuh kasih sayang. Memang tidak mudah untuk kita melupakan seseorg yg penah kita kasihi, apatah lagi jika kita mempunyai satu rasa yg sungguh mendalam dengan berkongsi satu saat bersama. Perasaan aku pernah disakiti, dipermainkan tp aku faham itu adalah lumrah dan kerna itu juga aku memilih satu jalan yg aku rasakan terbaik...aku memilih untuk diam dengan tidak akan membicarakan, apatah lagi untuk mengungkit segala kenangan, segala pemberian, jika itu yg dikehendaki, itulah yg akan aku beri. Jika ingin membicarakan tentang perasaan, aku sudah penat untuk mengungkapkannya berulang kali, payah bukan? jika setiap saat kita meluahkan perkara yang sama tapi ia sedikit pun tidak difahami. Apa yang aku dpt lakukan...aku diam-diam dan diam....dan ya...inilah yang terbaik!!!

No comments:

Post a Comment

I love, I live, I laugh, I cry. I've wished sometimes that I could die

This is my wish for you:

Comfort on difficult days. Smile when sadness intrudes. Rainbows to follow the clouds. Laughter to kiss your lips. Sunsets to warm your heart. Hugs when spirits sag. Beauty for your eyes to see. Friendship to brighten your being. Faith so that you can believe. Confidence for when you doubt. Courage to know yourself. Patience to accept the truth. Love to complete your life.